Kembang Kawisari

Kembang Kawisari

Kategori : Novel

Kebun Kopi yang hijau menyimpan bermacam-macam cerita. Di sebuah lembah di kaki Gunung Kawi, ada sebuah perkebunan berhektar-hektar luasnya. Tidak ada yang tahu, di sana ada perempuan-perempuan yang bergulat dengan hidup, di balik suburnya kebun dan harumnya kopi. Ada Trimasih, Sang Kembang Kawisari. Predikatnya sebagai kembang desa menuntun nasib pada kisah cinta yang pelik. Nyai Menur memilihnya sebagai Perawan Sunthi, si pembawa kembar mayang pada ritual "Manten Agung" bukan tanpa sebab. Ada urusan masa lampau yang belum selesai dengan Trimasih dan Mbah Jibah, neneknya. Kebun kopi tiba-tiba diserang hama, satu orang dicurigai sebagai penyebab petaka itu: Sinten, anak dukun yang terlahir sebagai perempuan dengan tanda hitam di bahu kirinya, Sang Bahu Laweyan yang menurut cerita adalah pembawa sial, penyebab matinya lebih dari separuh tanaman di perkebunan itu. Dendam harus dipuaskan dengan pembalasan, Trimasih yang tidak tahu apa-apa menjadi korban. Ingin tahu kisah selanjutnya? Sebentar lagi, tulisan saya yang berjudul Kembang Kawisari akan bisa ditemukan di toko buku terdekat di kota kalian.


Bab Cerita

Indeks Judul Bab Total Kunjungan Jumlah Kata Jumlah Impresi Harga
1 Lembayung di Lembah Sengon 5010 951 76 Gratis!
35 Give Away Valentine - Kembang Kawisari 3649 316 8 Gratis!