Rawan Perawan Tua

Rawan Perawan Tua

Kategori : Adult Romance

Dama Nariswari—pemilik toko salad di salah satu sebuah mal Gresik harus dihadapkan polemik pernikahan dengan keluarga usai usianya menginjak 25 tahun. Semboyan rawan perawan tua kerap menjadi topik pertengkaran Dama dengan Yanti—ibunya. Dama dan Apta Wiratmaja—programmer game berusia 23 tahun di salah satu game developer sudah menjalin hubungan semenjak SMA. Tentu saja hubungan lama itu bersemayam keseriusan untuk naik ke jenjang pelaminan di usia mereka yang sudah cukup matang. Namun, keadaan begitu rumit tatkala Apta masih belum mengantongi restu dari keluarganya. Sebab dia tidak bisa menikah dengan cara melangkahi kakak perempuannya. Terlebih keluarganya menganut kepercayaan, jika menikah dengan melangkahi saudara lebih tua, maka sama dengan memutus jodoh. Perbedaan pandangan dua keluarga mau tidak mau membuat Dama dan Apta berada dalam hubungan diam di tempat. Sementara ego keduanya terus beradu, hingga saling melukai tanpa sadar. Belum lagi kehadiran orang-orang yang berusaha menjadi orang ketiga dan perjodohan yang terus digagas oleh kedua orang tua Dama. Hari-hari Dama penuh tekanan dan celaan. Tangis karena rasa sakit selalu membubuhinya. Belum lagi dilema yang membuatnya ingin menyerah pada keadaan. Namun, melepaskan Apta adalah rasa sakit yang dua kali lebih sakit baginya. Kesungguhan hati dan pantang menyerah membuat Apta terus berusaha menggegam Dama. Berusaha menjadi orang paling kuat atas segala luka dan perih. Berusaha menjadi yang paling sabar atas segala rupa dilema yang mengoyakkan Dama. Tanpa peduli dirinya menjadi bulan-bulanan orang tua Dama dan kakak perempuannya. Sampai suatu ketika, keputusasaan Dama membuat Dama memutuskan untuk meninggalkan rumah dan mengakhiri hubungan dengan Apta. Dengan harapan, agar orang tuanya tidak lagi menjodoh-jodohkannya dengan orang lain dan agar tidak menambah beban Apta atas keadaan hubungan yang begitu rumit. Namun, mereka lupa. Cinta yang masih kuat di hati mereka justru semakin menyakiti diri mereka sendiri dan mengoyakkan keadaan. Dama harus berakhir di rumah sakit karena beban dan sesak yang semakin menjadi usai meninggalkan Apta. Sementara Apta berakhir di rumah sakit akibat kecelakaan. Lalu, bagaimana akhir cerita Dama dan Apta? Mungkinkah hubungan 8 tahun itu berakhir dengan putus asa? Atau kalaupun berakhir bahagia, bagaimana mereka bertahan?


Bab Cerita

Indeks Judul Bab Total Kunjungan Jumlah Kata Jumlah Impresi Harga
1 Bab 1. Umur 25 Itu Sudah Perawan Tua 93 1106 3 Gratis!
2 Bab 2. Malu-maluin Pacaran Lama Tapi Nggak Dikawin-kawin 55 1096 2 Gratis!
3 Bab 3. Hubungan Kita Gimana? 27 1101 1 Gratis!
4 Bab 4. Kalau lo Ngelangkahin Gue, Sama Artinya Lo Mutus Jodoh Gue 25 1097 1 Gratis!
5 Bab 5. Aku Masih Butuh Waktu Buat Menemui Orang Tua Kamu 15 1093 1 Gratis!
6 Bab 6. Apa Sedosa Itu Perempuan 25 Tahun Yang Belum Menikah? 12 1116 1 Gratis!
7 Bab 7. Mitos Nggak Berlogika 15 1025 1 Gratis!
8 Bab 8. Yang Tahu Nasib Lo Ke Depan Itu Cuma Diri Lo Sendiri Dan Tuhan, Bukan Mitos Jawa 7 1043 1 Gratis!
9 Bab 9. Pertanyaan Kapan Nikah Adalah Pertanyaan Serasa Menghadapi Perang Dunia Kedua 11 1183 1 Gratis!
10 Bab 10. Mbak Dama Itu Gambaran Perempuan Yang Banyak Diimpikan Sama Perempuan-Perempuan Di Luaran Sana 32 1077 1 Gratis!
11 Bab 11. Ibuk Yang Egois! 8 1385 1 Gratis!
12 Bab 12. Tunggu Aku Besok Di Rumah Dan Serahkan Semuanya Sama Aku 7 1131 1 Gratis!
13 Bab 13. Lalu Bagaimana? Dan Kapan Rencana Melamarnya, Ta? 8 1083 1 Gratis!
14 Bab 14. Kita Ketemu Lagi 34 1035 1 Gratis!
15 Bab 15. Cemburu Itu Wajar 35 1169 1 Gratis!
16 Bab 16. Sebelum Janur Kuning Melengkung 5 998 1 Gratis!
17 Bab 17. Masa Depan Apta Dan Mbak Tari Nggak Bisa Ditentukan Dengan Mitos Jawa 6 1186 1 Gratis!
18 Bab 18. Gagal Menikah Bukan Aib, Tapi Belum Berjodoh 2 1133 1 Gratis!
19 Bab 19. Menikah Dengan Melangkahi Saudara Lebih Tua Amat Sangat Dilarang 3 1214 1 Gratis!
20 Bab 20. Lamaran Harus Tetap Terlaksanakan Demi Nama Baik Keluarga 3 1132 1 Gratis!
21 Bab 21. Mari Lamaran Langsung Rabi 5 1040 1 Gratis!
22 Bab 22. Saya Siap Menikahi Dama Besok Juga, Tanpa Peduli Restu Keluarga Saya 1 1178 1 Gratis!
23 Bab 23. Gagal Lamaran Bukan Berarti Gagal Berjodoh 5 1161 1 Gratis!
24 Bab 24. Mulai Sekarang, Lupakan Apta Dan Jangan Lagi Ketemu Sama Dia 1 1015 1 Gratis!
25 Bab 25. Kalau Aja Nikah Nggak Perlu Pakai Perintilan Surat-Surat, Aku Mungkin Udah Bawa Kamu Kabur Dari Kemarin 2 1227 1 Gratis!
26 Bab 26. Lebih Baik Dama Melajang Seumur Hidup Daripada Tersiksa Sama Kekangan Ibuk! 2 1263 1 Gratis!
27 Bab 27. Sengaja Mogok Makan 3 1040 1 Gratis!
28 Bab 28. Obrolan Reuni 4 1045 1 Gratis!
29 BAB 29 . Jadi Ibuk Menganggap Dama Beban Di Rumah Ini? 0 1014 1 Gratis!
30 BAB 30. Gresik Bikin Saya Patah Hati, Mbak 1 1030 1 Gratis!
31 BAB 31 Kita Nyerah Aja, Ta 0 1287 1 Gratis!
32 BAB 32 Kamu Pengen Nidurin Aku? 0 1186 1 Gratis!
33 BAB 33 Tunggu Sampai Saya Bisa Pasangin Cincinya Besok 0 1203 1 Gratis!
34 BAB 34 Efek Patah Hati 0 1077 1 Gratis!
35 BAB 35 Meski Toh Janur Kuning Gue Belum Melengkung, Bukan Brarti Perempuan Di Dunia Ini Adanya Cuma Gue Doang 0 1195 1 Gratis!
36 BAB 36 Lo Mau Main Curang? 0 1050 1 Gratis!
37 BAB 37 Aku Masih Belum Nyerah Ngebuat Hubungan Kita Berhasil Sampai Pelaminan 0 1001 1 Gratis!
38 BAB 38 Bisa Sakit Kamu Kalau Keras Kepala Begini 0 1090 1 Gratis!
39 BAB 39 2 Tragedi Pada Hari Yang Sama 0 1128 1 Gratis!
40 BAB 40 Ibuk Janji Bakal Nurutin Kepinginan Kamu 1 1017 1 Gratis!
41 BAB 41 Dama Jauh Lebih Penting Buat Gue Mbak, Kalau Lo Lupa 1 1153 1 Gratis!
42 BAB 42 Cincin Yang Akhirnya Berhasil Sampai Di Jari Manis 0 1038 1 Gratis!
43 BAB 43 Akhirnya Sampai Wedding 4 1200 1 Gratis!
44 Spesial Part 3 1190 1 Gratis!