Ruang

Ruang

Kategori : Novel

Rumah memang seharusnya menjadi tempat untuk kembali pulang. Di dalamnya terdapat pelukan hangat, sehangat secangkir teh digelas itu. Seharusnya di dalamnya berisi sebuah cerita, dimana keakraban tanpa ada cercaan. Seharusnya di dalamnya penuh canda tawa, bukan air mata. Seharusnya juga kita saling perhatian, bukan memberi jutaan makian. Entah aku yang terlalu jauh, atau kalian yang menjauh? Atau, aku yang terlalu nyaman pergi? hingga lupa bagaimana rasanya untuk pulang kembali. Sebuah rumah, yang seharusnya disambut dengan ramah, ternyata membuatku melemah. Sebuah rumah, seharusnya sebagai tempat pulang ternyaman. Malah aku ingin pergi tinggal sendiri. Sayangnya, tidak semua rumah memiliki Ruang. Lalu, Apakah rumahmu memiliki RUANG? Yang perlu kau tau, Cerita ini berasal dari pandangan si BUNGSU.


Bab Cerita

Indeks Judul Bab Total Kunjungan Jumlah Kata Jumlah Impresi Harga
1 Prolog 60 345 1 Gratis!