Rumpi Rumpang

Rumpi Rumpang

Kategori : Metropop

Sering terdengar pernyataan sewarna: "Semoga cepat menikah, punya anak, dan bahagia", seakan kebahagiaan letaknya ada setelah keabsahan hubungan romansa dan kemampuan menghasilkan keturunan. Mungkin itu juga yang mendasari pertanyaan beraroma 'Kapan' menggaung di berbagai pertemuan. "Kapan lulus?", "Kapan menikah?", "Kapan punya anak?" yang memberi kesan bahwa hidup ini tidak lebih dari sebuah arena balapan. Yang paling cepat sampai, dialah sang jagoan. Padahal, bahagia tidak terletak pada siapa yang lebih duluan maju. Nerissa, 32 tahun. Sudah lulus, menikah, punya anak, tapi tidak begitu bahagia. Suatu hari, ia dihadapkan pada dua pilihan: menjemput kebebasannya, atau hidup dalam bahagia yang pura-pura. Garini, 29 tahun. Sudah lulus, menikah, punya suami yang dicintai dan mencintainya, tapi tidak begitu bahagia. Tuntutan dari sekitar membuatnya cemas akan kesempurnaannya sebagai wanita. Farika, 28 tahun. Sudah lulus, berdarah aristokrat, menikah tapi tidak bahagia. Justru pernikahan menghempas kebahagiaannya jauh-jauh dan membuatnya menyerah. Eila, 28 tahun. Sudah lulus, ingin menikah dengan orang yang dicintai dan mencintainya, tapi terbelenggu ekspektasi. Status orang yang dia cintai menempatkan dirinya sebagai posisi antagonis. Caroline, 33 tahun. Sudah lulus, belum menikah, belum punya anak, bahagia, tapi selalu dikira tidak bahagia. Lima wanita dalam satu lingkaran mencoba untuk mencari kebahagiaan mereka. Kepulangan Caroline ke tanah air membawakan satu cita-cita baru untuk dia wujudkan. Dia ingin membuktikan pada lingkarannya bahwa bahagia tidak ditentukan oleh standar sosial, melainkan diri sendiri. Nama: Celestilla Akun Media Sosial: https://facebook.com/illaalmira ; https://twitter.com/celestilla_ Novel ini ditulis dalam rangka mengikuti kompetisi #PerempuanHebat 2020


Bab Cerita

Indeks Judul Bab Total Kunjungan Jumlah Kata Jumlah Impresi Harga
1 Prolog 245 663 2 Gratis!
2 Fragmen I: Euforia Pulang 253 3595 1 Gratis!
3 Fragmen II: Buah Pengetahuan 188 2979 2 Gratis!
4 Fragmen III: Agih-agih Kungkang 140 3214 0 Gratis!
5 Fragmen IV: Insiden Taksi 112 1157 1 Gratis!
6 Fragmen V: Dua Sisi Kehidupan 110 2617 0 Gratis!
7 Fragmen VI: Sebab Kau Bukan Cinderella 78 2063 0 Gratis!
8 Fragmen VII: Argumentati Gratia 115 1814 0 Gratis!
9 Fragmen VIII: Merendah untuk Ditinggikan 107 3331 0 Gratis!
10 Fragmen IX: Ada Apa dengan Pernikahan? 85 1503 0 Gratis!
11 Fragmen X: Sebuah Kekuatan yang Disediakan Waktu 83 2737 0 Gratis!
12 Fragmen XI: Air di Daun Keladi 71 2107 0 Gratis!
13 Fragmen XII: Bagai Bulan dengan Matahari 97 1742 0 Gratis!
14 Fragmen XIII: Mendekati Inferno 104 3375 0 Gratis!
15 Fragmen XIV: Kilat dalam Kilau 63 3687 0 Gratis!
16 Fragmen XV: Masak Buah Rumbia 56 3691 0 Gratis!
17 Fragmen XVI: Tenang Sebelum Badai 58 2018 0 Gratis!
18 Fragmen XVII: Kejutan yang Tidak Menyenangkan 82 4531 0 Gratis!
19 Fragmen XVIII: Deru dalam Senyap 79 4163 0 Gratis!
20 Fragmen XIX: Harapan dan Doa 51 2406 0 Gratis!
21 Fragmen XX: Bayaran untuk Setitik Kesabaran 57 2395 0 Gratis!
22 Fragmen XXI: Di Balik Kesukaran 69 1435 0 Gratis!
23 Fragmen XXII: Memberai yang Satu 77 3507 0 Gratis!
24 Fragmen XXIII: Egois adalah Cara Membela Dirimu Sendiri 52 4623 0 Gratis!
25 Fragmen XXIV: Harga dari Kesia-siaan 44 3356 0 Gratis!
26 Fragmen XXV Berpisah untuk Berdamai 33 5301 0 Gratis!
27 Fragmen XXVI: Mezzo Piano 76 3727 0 Gratis!
28 Epilog 73 484 0 Gratis!